Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Test link

Toko Online Jack Ma Kena Denda Rp 40 Triliun

Alibaba, raksasa gerai online yang dibuat Jack Ma, kena kompensasi luar lazim besar oleh regulator pemerintah Cina.

Tekinfom.com -  Alibaba, raksasa gerai online yang dibuat Jack Ma, kena kompensasi luar lazim besar oleh regulator pemerintah Cina. Jumlahnya USD 2, 75 miliyar ataupun lebih dari Rp 40 triliun, merupakan kompensasi kontra dominasi terbesar yang sempat dijatuhkan di Cina.

Toko Online Jack Ma Kena Denda Rp 40 Triliun


Denda itu sebanding dengan 4% pemasukan Alibaba di tahun 2019. Seperti diambil Tekinfom dari CNBC, Sabtu( 10/ 4/ 2021), analitis kontra dominasi dari regulator Cina mengatakan Alibaba telah menyalahgunakan posisi dominannya di pasar. Analitis ini digelar dengan cara resmi pada bulan Desember dahulu.

Analitis dilakukan di tengah menghilangnya Jack Ma dari pandangan khalayak usai mempersoalkan sistem finansial pemerintah Cina di Oktober 2020. Sejak saat itu, perusahaannya termasuk Ant Financial dan Alibaba seolah diobok- obok oleh pemerintah Cina.

Regulator State Administration for Market Regulation( SAMR) mengatakan Alibaba bersalah karena sejak tahun 2015 telah menghindari para merchant di tokonya untuk menggunakan program online yang lain. Hal inilah yang diklaim sebagai pelanggaran karena membatasi pertandingan.

Alibaba sendiri berterus terang menerima ketetapan kompensasi itu." Alibaba tidak akan mencapai perkembangan kita tanpa regulasi dan layanan pemerintah dan sokongan dari semua konstituen yang genting dalam kemajuan kita," demikian statment Alibaba.

" Ini merupakan permasalahan kontra dominasi paling besar di Cina. Pasar sudah mengestimasi akan terdapatnya denda ini, tetapi orang wajib memperhatikannya lagi karena investigasinya tidak hanya kontra dominasi tetapi dapat juga divestasi peninggalan media," cetus Hong Hao, pengamat pasar di Hong Kong.

Sebelumnya dikabarkan, Alibaba kabarnya juga dimohon oleh pemerintah Cina untuk melepas peninggalan media yang mereka punya. Ucap saja surat kabar berbicara Inggris terbesar di Hong Kong, South Cina Morning Post.


Konsentrasi di SEO dan Backlinks

Posting Komentar