Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Test link

Snapdragon 888 Bakal Jadi Barang Langka

Kejadian kelangkaan produk tengah menyerang industri semikonduktor." Korbannya" bukan cuma pabrikan prosesor dan GPU pc saja

Tekinfom.com - Kejadian kelangkaan produk tengah menyerang industri semikonduktor." Korbannya" bukan cuma pabrikan prosesor dan GPU pc saja, tetapi pula turut merembet ke industri lain yang berhubungan dengan elektronik, seperti film permainan dan otomotif.



Qualcomm juga terdampak. Industri yang lazim menyediakan chip Snapdragon ke para vendor rekanannya itu belum lama dikabarkan kesusahan penuhi keinginan di industri gadget.


" Nilai permohonan sedang lebih besar dibanding dengan jumlah cadangan kita," ucap calon CEO Qualcomm, Cristiano Amon, pada penanam modal dalam rapat tahunan minggu ini.


Kasus Qualcomm disinyalir berakibat pula pada vendor handphone. Misalnya, seseorang sumber yang berdialog pada Reuters mengatakan penciptaan handphone Samsung jenis kategori menengah dan dasar jadi tertahan karena cadangan chip yang tersendat.


Sumber yang lain, begitu juga dikumpulkan KompasTekno dari Reuters, Minggu( 14/ 3/ 2021), berkata kalau chip kategori atas Snapdragon 888 jadi benda sangat jarang.


Tetapi tidak dituturkan apakah ini mempengaruhi kepada penciptaan Galaxy S21 yang memakai chip itu ataupun tidak. Samsung menyangkal berpendapat.


Kelangkaan produk paling utama berakibat pada chip keluaran lama dengan teknologi lawas. Tetapi berbagai macam chip tercanggih dari Qualcomm pula terimbas sebab produksinya tidak dapat didongkrak dengan kilat sedemikian itu saja.


Tidak hanya itu, chip Qualcomm pula dibuat memakai berbagai bagian dari pabrikan semikonduktor berbagai Cina’ s Semiconductor Manufacturing International Corporation dan Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. yang hadapi hambatan penciptaan.


Bulan lalu, Xiaomi, salah satu pabrikan gadget lain yang memakai chip Qualcomm, luang menanggapi suasana di industri semikonduktor.


" Ini bukan semata- mata kelangkaan, tetapi kelangkaan yang ekstrim," erang Vice President Xiaomi Lu Weibing di jejaring sosial Weibo. 

Menembus Batas

Posting Komentar