Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Test link

Ramadan, Ini yang Perlu dipersiapkan Penjual Online

Bulan Ramadan yang berikutnya disusul dengan Idulfitri Lebaran merupakan momentum untuk para orang dagang ataupun pedagang untuk terus menjadi laris.

Tekinfom.com, Jakarta- Bulan Ramadan yang berikutnya disusul dengan Idulfitri Lebaran merupakan momentum untuk para orang dagang ataupun pedagang untuk terus menjadi laris dagangannya. Hal itu diakibatkan rotasi uang di tengah warga di bulan ini sangat besar.


Untuk para orang dagang, termasuk pedagang online, menyiapkan stok barangan sampai dan lain- lainnya wajib disiapkan dari jauh- jauh hari, apalagi saat ini Ramadan bermukim membagi hari. Ini supaya produk yang mereka jual terus menjadi menarik atensi warga untuk dibeli.

Ramadan, Ini yang Perlu dipersiapkan Penjual Online


Diambil dari Tokopedia, Sabtu( 20/ 3/ 2021), untuk pedagang online, paling utama yang baru menjalar dunia digital, terdapat beberapa panduan yang perlu disiapkan menjelang bulan Ramadan ini. Ikuti tipsnya selanjutnya ini.


1. Upgrade Toko


Data Tokopedia tahun 2020 mengatakan mitra yang meng- upgrade ke Power Merchant mendapatkan instruksi 5 kali lebih banyak dibanding Regular Merchant. Makanya menghadap Ramadan ini jadi momentum yang cocok untuk meng- upgrade gerai.


Sebagai Power Merchant, banyak fitur khusus yang dapat digunakan supaya tokomu jadi opsi konsumen selama Ramadan. Pedagang juga dapat mendapatkan berbagai profit seperti leluasa ongkir, jadi gerai opsi konsumen, dan advertensi dengan broadcast chat.


Tak cuma itu, terdapat juga profit lain seperti bonus 5% Ekstra Kredit TopAds setiap top- up, 200 Etalase Gerai, Produk Favorit, Riasan Gerai dan masih banyak lagi.


2. Jual Parsel Ramadan supaya Disukai Pembeli


Data Tokopedia tahun 2020 membuktikan kalau pemasaran parsel mengalami ekskalasi sampai 4 kali bekuk selama bulan Ramadan. Tokopedia juga mengatakan akan melangsungkan kampanye Parsel Ramadan lagi tahun ini yang dapat diiringi seluruh Seller.


Ada pula beberapa saran parsel Ramadan yang disukai oleh konsumen yakni kue kering, cookies, minuman, makanan kecil, kue dan cake, kopi, jilbab dan pashmina, perlengkapan ibadah, parafin, dan reed diffuser. Lalu terdapat beberapa produk yang diprediksi akan dicari konsumen selama Ramadan ini.


Antara lain di jenis santapan seperti buah- buahan dan daging lembu. Di jenis kesehatan terdapat obat herbal sampai vit dan nutrisi. Di jenis mode laki- laki terdapat jam analog sampai sneaker. di jenis mode perempuan terdapat masker kain sampai daster. Lalu di jenis rumah tangga terdapat bibit benih tabur sampai rak.


3. Untuk Laman Gerai yang Mempesona


Ramadan merupakan peluang besar untuk menarik lebih banyak konsumen belanja ke gerai. Salah satu cara yang dapat dilakukan merupakan memaksimalkan bentuk laman gerai dan laman produk supaya calon konsumen terpikat untuk mengunjungi tokomu.


Sebab terdapat warga yang akan membeli- beli dengan cara online biasanya mengikuti ceruk seperti ini. Pertama dimulai dari produk yang diamati, melihat laman produk, masukkan produk yang menariknya ke bakul, dan akhirnya ke pembayaran.


4. Memakai Fitur Promosi


Terdapat 3 fitur advertensi yang bisa digunakan pedagang online di Tokopedia. Pertama, promo leluasa ongkir yang merupakan fitur promo favorit konsumen.


Kedua, membuat voucher gerai sendiri. Di mari pedagang dapat memastikan rentang waktu promo yang lebih fleksibel, macam jenis promo, sampai laman voucher gerai yang bisa mudah diakses konsumen. Terdapat 2 jenis voucher gerai yang bisa dibuat, yaitu voucher free ongkir dan voucher cashback.


Ketiga, pasang promosi TopAds. Dengan fitur ini, kamu cuma perlu memastikan anggaran setiap hari, karena sistem pintar promosi Otomatis akan memilah produk dan biaya per klik yang tepat untuk memaksimalkan iklanmu.


5. Bangun Interaksi 2 Arah di Media Sosial


Data mengatakan sebesar 91% pengguna internet di Indonesia memiliki akun media sosial. Oleh karena itu, jika digunakan dengan bagus, media sosial dapat jadi alat membuat komunikasi yang akrab dengan calon konsumen ataupun klien loyal.


Ini dapat digunakan misalnya dengan meletakkan link gerai online di bio media sosial. Tidak hanya itu, perlu diperhatikan waktu prime time warga bermedia sosial yakni saat sahur dan buka puasa. Momen ini dapat digunakan misalnya dengan melakukan activity di media sosial. 

Menembus Batas

Posting Komentar